Selamat Datang di blog SMP Negeri 2 Amuntai Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat - keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan. Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai love.

17 Okt 2010

Pembinaan Siswa Melalui Upacara Bendera

Kegiatan upacara bendera di sekolah setiap Senin pagi masih merupakan kegiatan yang sangat efektif dalam rangka menumbuhkan semangat patriotik dan nasionalisme di kalangan siswa sebagai generasi muda penerus bangsa.
SEMENTARA itu, tujuan yang diharapkan dari kegiatan itu adalah:
1.Membiasakan bersikap tertib dan disiplin.
2.Meningkatkan kemampuan dalam memimpin.
3.Membina kekompakan dan kebersamaan.
4.Belajar untuk menghormati orang lain dan bersedia untuk dipimpin.
Selain itu, kegiatan upacara bendera dapat dijadikan momentum yang tepat bagi sekolah untuk melakukan hal-hal seperti:
1.Mengadakan konsolidasi dan evaluasi kegiatan sekolah selama sepekan.
2.Menyampaikan pengumuman dan informasi penting bagi siswa.
3.Mengamati secara umum kondisi keseluruhan siswa.
Agar pelaksanaan kegiatan upacara bendera dapat berjalan efektif sebagai sarana pembinaan siswa, hendaknya kegiatan yang sudah menjadi rutinitas tersebut dikelola sebaik-baiknya dengan pola perencanaan yang memperhatikan beberapa aspek dan melibatkan seluruh komponen sekolah. Bagi sekolah-sekolah yang telah memiliki pola pembinaan yang baik ditunjang dengan berbagai fasilitas dan situasi yang kondusif, rasanya tidak akan sulit untuk mengoptimalkan tujuan dari kegiatan tersebut. Akan tetapi di beberapa sekolah yang memiliki keterbatasan-keterbatasan, tentunya menuntut kerja keras.
Beberapa indikator keberhasilan kegiatan upacara di sekolah dapat kita lihat dari:
1.Kehadiran kepala sekolah, guru-guru, dan karyawan tata usaha. Kehadiran mereka sudah merupakan contoh sikap dan pembelajaran yang baik bagi siswa. Sebab tidak jarang, pelaksanaan upacara bendera Senin pagi hanya dihadiri beberapa guru saja.
2.Ketepatan waktu. Diupayakan pelaksanaan upacara bendera harus tepat waktu. Upacara bendera di sekolah mendapat alokasi waktu selama satu jam pelajaran. Hal itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, jangan sampai pelaksanaannya melebihi jam pelajaran sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
3.Petugas pelaksana upacara yang bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal ini hanya bisa terjadi apabila berlatih dengan sungguh-sungguh dan menerima tugas itu sebagai satu tanggungjawab dan kehormatan yang harus dijunjung tinggi.
4.Jumlah siswa yang mengikuti upacara. Diupayakan seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan upacara bendera tepat waktu.
5.Sarana dan peralatan yang berfungsi dengan baik. Tidak jarang upacara menjadi kacau gara-gara peralatan kurang berfungsi dengan baik.
6.Perencanaan secara terperinci dimulai dari membuat jadwal pelaksanaan upacara per tahun/per semester yang mengacu kepada kalender pendidikan yang berisi mulai dari daftar pembina, petugas upacara, sampai dengan daftar lagu-lagu nasional yang akan dinyanyikan. Bahkan kalau dimungkinkan membuat penilaian setiap kelas yang menjadi petugas upacara dan hasilnya dapat diumumkan di akhir semester/tahun.
Pada akhirnya, kita semua berharap kegiatan upacara bendera di sekolah dapat berfungsi secara efektif sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar dalam rangka membentuk karakter dan kepribadian siswa yang menjunjung nilai-nilai luhur nasionalisme. Dan yang terpenting, siswa dapat mengikutinya dengan sepenuh hati, penuh kesadaran, dan tanggungjawab tanpa unsur keterpaksaan.


***Penulis, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Rancaekek, Kab. Bandung.

0 comments:

Poskan Komentar